Informasi Sekolah

SOSIALISASI SEMERU di SMADA

Ponorogo, 12 Maret 2018. Hari ini SMADA kedatangan tamu istimewa dari wakapolres Ponorogo, kompol Suharsono. Beliau berkunjung ke smada dalam rangka sosialisasi operasi SEMERU. Bertindak selaku Pembina upacara beliau membacakan amanat dari kapolres Ponorogo tentang pentingnya berdisiplin dalam berlalu lintas.

Berdasarkan data tahun 2017 telah terjadi kasus kecelakaan sebanyak lebih dari 500 kasus. Kasus kecelakaan meningggal lebih dari seratus dan diantaranya melibatkan pelajar yang masih dibawah umur. Berbagai kasus kecelakaan terjadi akibat kurangnya disiplin dalam berlalu lintas, seperti menerobos lampu merah, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang. Hal ini sangat berbahaya bagi pengendara itu sendiri serta orang lain.

Aturan yang menyatakan bahwa SIM dapat dimiliki bagi mereka yang usianya minimal 17 tahun. Hal ini dimaksudkan dalam rangka menjaga kematangan mental dan fisik para pengendara dijalan raya. Usia dibawah 17 tahun secara fisik masih dibilang anak-anak serta mental atau psikologi mereka belum siap sehingga ketika berkendara cenderung tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

Kasus kecelakaan bisa diminimalisir dengan kesadaran berdisilin diri dalam berlalu lintas. Orang tua dan guru merupakan pihak yang penting dalam mengarahkan anak-anak untuk berdisiplin berlalu lintas demi keamanan bersama.

Operasi SEMERU ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat khususnya pelajar untuk senantiasa menjaga ketertibaban lalu lintas. Dengan demikinan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada aparat kepolisian serta menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan selaras dengan aturan yang berlalu demi kepentinagan bersama.

Siswa siswi SMA N 2 Ponorogo khidmat dalam mengiuti upacara dan semoga mereka siap  menjadi pelopor kedisiplinan dalam berlalu lintas.